08 January 2019

UKM-PA Jabal Everest Sigli, Melahirkan Dua Keder Aktivis Lingkungan.


Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Jabal Everest, Univesitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada dibawah naungan kampus Unigha Sigli. Unit ini juga menjadi UKM tertua di Kampus yang telah melahirkan seratusan kader pencinta alam dan lingkungan.


Rapat pengurus tentang pendidikan dasar merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan untuk menciptakan kader lingkungan yang berbasis mahasiswa serta berkarya diluar formal kuliah.
Kegiatan yang bertempat di Desa Tenong Keumala Dalam berlangsung selama empat hari, kegiatan yang di ikuti oleh mahasiswa aktif di Universitas Jabal Ghafur Sigli ini merupakan syarat untuk menjadi anggota Pencinta Alam tersebut.


Muhammad Al Farizi selaku ketua panitia mengatakan "Seorang mahasiswa bukan hanya berkarya lewat dunia perkuliahan saja ataupun jurusan yang di gelutinya, namun masih banyak hal lainnya untuk menciptakan skill baru," " bahkan mereka kami ajari sesuai dengan kami mampu untuk menghasilkan kader pencinta alam yang berguna untuk lingkungan," tambah mahasiswa yang berhasil meraih medali emas di PORA 2018 cabor Arung Jeram di Aceh Besar.

Peserta diksar 2018

Agenda tahunan ini diselenggarakan pada tanggal 13 s.d 17 Desember 2018, sebelumnya peserta sudah dibekali materi ruang seperti ilmu navigasi, caving (goa), Rock Climbing ( panjat tebing) serta Arung Jeram dan latihan fisik.
Setelah melalui tahapan pertama, namun pada proses kedua (kegiatan) mereka akan melakukan praktek langsung di lapangan seperti navigasi (peta), panjat tebing, susur goa dan arum jeram serta memilih tumbuhan dan hewan yang dapat di konsumsi (survival). para peserta akan mendalami materi yang mereka dapatkan di pra kegiatan. Selain itu, materi tersebut mereka juga dilatih kekompakan dan kebersamaan.

Di tahap selanjutnya setelah pendidikan dasar, mahasiswa pencinta alam akan mendalami skill tertentu satu persatu seperti ilmu navigasi, susur goa, panjat tebing, arung jeram dan konservasi.  selain  mereka juga dibekali ilmu jurnalis dan photography untuk dokumentasi.


"Perkembangan pemikiran yang terus meningkat dari waktu ke waktu, bukan berarti tiada yang tahu tentang sebuah lingkungan serta alam ini. Alam itu warisan untuk dipertahankan jangan beralasan untuk tidak melestarikan"

By : fajri ul
JE.B.09.050.UJG.

2 comments:

  1. Terus gaungkan; masih ada generasiyangyang peduli terhadap lingkungan hidup.

    ReplyDelete

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search